Selamat Datang Di Pangupodit.com, Semoga Semua Informasi Ini Bermanfaat Bagi Anda.
Tweet This! Share on Facebook Digg it! Add to Delicious! Stumble it

Artikel Tentang Kredit Usaha Rakyat – KUR

| August 2nd, 2012 at 03:08 am

Postingan yang berjudulkan Artikel Tentang Kredit Usaha Rakyat atau KUR ini pangupodit persembahakan untuk para pengunjung dan untuk menambah ilmupengetahuan kita tentang KUR. Dalam postingan ini memuat Pengertian KUR, Bank Pelaksana KUR dan yang terakhir Prosedur Pengajuan KUR. Untuk lebih jelas tentang KUR silahkan simak artikel di bawah ini:

Kredit Usaha Rakyat atau KUR adalah jenis pembiayaan atau kredit modal kerja dan atau investasi bagi Usaha Mikro, kecil, menengah dan Koperasi (UMKMK) dibidang usaha yang produktif yang layak namun belum Bankable, dengan plafond kredit sampai dengan Rp. 500.000.000, – lima ratus juta rupiah – yang dijamin oleh perusahaan penjaminan yang di tunjuk Pemerintah serta di jalankan oleh Bank Pelaksana atau Lembaga Penghubung Linkage.

Manfaat Penyaluran KUR atau Kredit Usaha Rakyat Bagi UMKMK

Memberikan kesempatan bagi UMKMK memperoleh pembiayaan atau kredit untuk melakukan kegiatan Usaha Produktif sehingga dapat mengembangkan usahanya menjadi lebih produktif lagi atau melakukan ekspansi usaha.

 

UMKMK Yang Bisa Memanfaatkan KUR atau Kredit Usaha Rakyat.

KUR diperuntukkan bagi UMKMK dalam :

  1. Usaha Perseorangan
  2. Kelompok Usaha
  3. Koperasi
  4. USaha berbadan hukum lain seperti Perseroan Terbatas (PT), CV, Firma, UD, Dll.

Usaha Yang Bisa Dibiayai Oleh KUR atau Kredit Usaha Rakyat :

Usaha Produktif misalnya, usaha budidaya itik, budidaya lele, usaha rumahan, perkebunan coklat, usaha kerajinan, penyulingan minyak atsiri, usaha jasa salon kecantikan, rumah makan, bengkel motor, jasa konstruksi bangunan, biro perjalanan, produksi batako, usaha pembuatan genteng, pembuatan batu bata, dan usaha produktif lain.

KUR Tidak Untuk Tujuan Konsumtif (kredit kepemilikan rumah, kredit kendaraan bermotor, kartu kredit dan kredit konsumtif lain)

 

Ketentuan UMKMK Calon Debitor atau penerima KUR atau Kredit Usaha Rakyat.

  1. Ketika mengajukan pembiayaan atau kredit, UMKMK Tidak Sedang memperoleh pembiayaan atau kredit dari bank, dan juga Tidak Sedang mendapatkan kredit program dari pemerintah.
  2. Ketika mengajukan pembiayaan atau kredit, bagi UMKMK yang sedang menerima kredit konsumtif ( kredit kepemilikan rumah, kredit kendaraan bermotor. Kartu kredit komsumtif lain ) Bisa Menerima KUR.
  3. Usaha yang di miliki UMKMK dinilai layak serta memenuhi persyaratan yang ditentukan oleh Bank Pelaksana.

Ketentuan Kredit Pembiayaan KUR atau Kredit Usaha Rakyat.

KUR MIKRO

Plafond maksimal KUR Mikro adalah Rp. 20.000.000,- (dua puluh juta rupiah), bunga maksimal adalah 22% efektif per tahun. Ketika mengajukan pembiayaan atau kredit tidak diperlu pengecekan Sistem Informasi Debitur (SID).

KUR RITEL

Plafond maksimal KUR Ritel adalah diatas Rp. 20.000.000,- (dua puluh juta rupiah) hingga maksimal Rp. 500.000.000,- (lima ratus juta rupiah), bunga maksimal adalah 14% efektif per tahun. Ketikat mengajukan pembiayaan atau kredit diperlu pengecekan Sistem Informasi Debitur (SID).

Agunan utama : Usaha yang dibiayai

Agunan tambahan : Sesuai ketentuan Bank Pelaksana.

Sumber Dana Peminjaman KUR atau Kredit Usaha Rakyat

Sumber dana pembiayaan atau kredit KUR adalah 100% Bersumber Dari Bank Pelaksana KUR.

Pembiayaan atau kredit yang disalurkan (disetujui) Bank Pelaksana KUR, dijamin otomatis oleh perusahaan penjaminan dengan Nilai Penjaminan :

  1. Bagi Sektor Pertanian, Kehutanan, Kelautan, Perikanan, Industri Kecil ; 80%
  2. Bagi Sektor TKI : 80%
  3. Bagi Sektor Lainnya : 70%

Imbal Jasa Penjaminan (IJP) dalam hal KUR Di Bayarkan Oleh Pemerintah.

Bank Pelaksana KUR – Kredit Usaha Rakyat

Mungkin banyak yang bertanya kemanakah kita harus datang untuk mengajukan KUR atau Kredit Usaha Rakyat. KUR atau Kredit Usaha rakyat dapat anda ajukan di bank pelaksana KUR, baik itu Kantor pusat, kantor cabang, kantor cabang pembantu, kantor unit pelayanan atau kantor unit desa, atau ke lembaga yang terhubung / linkage yang bekerjasama dengan bank, baik itu yang ada di Ibukota Provinsi, Kabupaten atau Kotamadya, Kecamatan, Kelurahan atau Desa tempat lokasi keberadaan UKM.

Berikut Ini Bank Pelaksana KUR – Kredit Usaha Rakyat:

Bank Umum Nasional

1. PT BNI (Persero) Tbk

2. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk

3. PT. Bank BTN (Persero) Tbk

4. PT. Bank Syariah Mandiri

5. PT. Bukopin

6. PT.Bank BRI (Persero) Tbk

Bank Pembangunan Daerah :

1. Bank pembangunan Daerah

2. PT Bank Jabar- Banten

3. PT Bank Nagari

4. BPD DI Yogyakarta

5. PT Bank Jateng

6. PT Bank Kalbar

7. PT Bank Jatim

8. BPD Kalsel

9. PT Bank Kalteng

10. PT Bank Papua

11. PT Bank Sulut

12. BPD NTB

13. PT Bank Maluku

14. PT Bank DKI

Lembaga Penghubung Linkage

Lembaga Penghubung Linkage merupakan lembaga keuangan yang mengadakan kerjasama dengan Bank pelaksana KUR, untuk meneruskan pinjaman KUR dari Bank kepada UMKMK / UKM penerima KUR.

Lembaga Penghubung Linkage diantaranya Koperasi Sekunder, Koperasi Primer ( Koperasi Simpan Pinjam, Unit Simpan Pinjam Koperasi ), Badan Kredit Desa (BKD), Baitul Mal Wa Tanwil (BMT), Bank Perkreditan Rakyat atau Syariah (BPR/BPRS),

Lembaga Keuangan Non Bank, Lembaga Keuangan Mikro Lainnya.

Perusahaan Penjaminan, PT. Askrindo dan Perum Jamkrindo.

Bagi anda yang ingin mengajukan KUR dapat datang langsung ke salah satu Bank pelaksana atau Lembaga penghubung linkage di mana anda berada. Anda mungkin harus mempersiapkan beberapa persyaratan mengajukan KUR seperti :

 

  1. Identitas diri calon penerima KUR, seperti KTP,Kartu Keluarga, Keterangan Domisili.
  2. Legalitas Usaha seperti Akte Pendirian usaha, Data Usaha
  3. Perizinan Usaha seperti SIUP, TDP, Izin gangguan HO, dll
  4. Laporan Keuangan Usaha
  5. Proposal Usaha
  6. Persyaratan lain sesuai ketentuan Bank yang mungkin di tambahkan

Prosedur mengajukan KUR – Kredit Usaha Rakyat

Tentunya banyak yang bertanya bagaimana prosedur mengajukan KUR – Kredit Usaha Rakyat. Berikut ini cara mengajukan KUR – kredit usaha rakyat yang bisa membantu anda untuk menambah permodalan dan meningkatkan ekspansi usaha kecil. prosedur mengajukan KUR tidaklah sulit, namun sebelumnya anda harus mengurus perizinan usaha ukm anda terlebih dahulu sebagai syarat pengajuan kredit usaha rakyat.

Prosedur dan cara mengajukan KUR – Kredit Usaha Rakyat

1. UKM calon penerima KUR dapat mengajukan kredit atau pembiayaan KUR pada salah satu Bank pelaksana KUR. Dapat ke kantor cabang, kantor cabang pembantu, kantor unit pelayanan atau kantor unit desa, atau ke lembaga yang terhubung – linkage yang bekerjasama dengan bank, yang ada di Ibukota Provinsi, Kabupaten atau Kotamadya,Kecamatan, Kelurahan atau Desa tempat lokasi keberadaan UKM.

2. UKM calon penerima KUR harus menyerahkan dokumen – dokumen pendukung persyaratan kredit atau pembiayaan yang ditetapkan Bank Pelaksana KUR, yaitu :

3. Bank Pelaksana KUR akan melakukan evaluasi terhadap usulan kredit atau pembiayaan yang diajukan UKM calon penerima KUR.

Keputusan Pemberian KUR – Kredit Usaha Rakyat

Keputusan pemberian KUR terhadap UKM sepenuhnya menjadi kewenangan Bank Pelaksana.

Jangka Waktu KUR – Kredit Usaha Rakyat

Mekanisme penyaluran KUR – Kredit Usaha Rakyat

1. Secara Langsung, artinya Bank langsung menyalurkan KUR ke UKM yang mengajukan kredit atau pembiayaan.

2. Secara Tidak Langsung, artinya Bank menyalurkan KUR melalui Lembaga penghubung atau linkage yang bekerjasama dengan Bank pelaksana KUR.

Semoga informasi ini dapat membantu anda dalam mengembangkan usaha kecil anda.

Demikian informasi tentang Artikel Tentang Kredit Usaha Rakyat – KUR semoga bermanfaat bagi anda semua.